Pemerintah Kabupaten Sigi Dukung Pengembangan Kampus II IAIN Palu

 

SIGI, - Pelaksana Harian (Plh). Bupati Sigi Muh Basir mengemukakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sigi dan masyarakat sangat mendukung pengembangan kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, di kabupaten tersebut.

"Kita Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi dan seluruh masyarakat mempunyai kesyukuran yang sangat besar, dengan dibangunnya kampus II IAIN Palu di Kabupaten Sigi," ucap Muh Basir, saat menyampaikan sambutan pada peresmian gedung pendidikan Kampus II IAIN Palu, di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Sabtu pagi (20/2/2021).

Salah satu bentuk implementasi dari kesyukuran itu, kata Muh. Basir, Pemkab Sigi siap mendukung sepenuhnya pengembangan kampus II IAIN di Sigi,

"Sebelumnya sesuai penyampaian Bupati Sigi bahwa Pemda Kabupaten Sigi, siap membantu dan mendukung pengembangan kampus II IAIN Palu di Sigi", Ungkapnya

Desa Pombewe di Kabupaten Sigi, menjadi sasaran wilayah pengembangan kampus II IAIN Palu. IAIN Palu telah memiliki lahan di desa tersebut seluas 21 hektare.

Dengan luasan tersebut, IAIN Palu berencana menjadi wilayah itu sebagai kampus utama dalam proses belajar mengajar dan seluruh pusat kegiatan akademik IAIN Palu termasuk pelayanan akademik.

Olehnya, saat ini di wilayah itu Kementerian Agama melalui IAIN Palu sarana prasarana akademik berupa tujuh gedung pendidikan yang bersumber dari SBSN,

"Saya secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Sigi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pembangunan gedung pendidikan tersebut," Ungkap Muh Basir.

Plh. Bupati Sigi itu mengemukakan dengan dibangunnya gedung pendidikan Kampus II IAIN Palu di Sigi, menjadi harapan memaksimalkan keberadaannya agar bermanfaat besar bagi dari sisi akademik maupun kepada masyarakat,

"Wujud peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, adalah penigkatan mutu dan kualitas belajar mengajar sehingga dapat meningkatkan daya saing dalam dunia kerja, yang tentu menjadi dambaan kita semua," Ujarnya.

"Gedung pendidikan IAIN Palu di Desa Pombewe, akan mencetak generasi muda yang siap bersaing dan memiliki kemampuan kerja yang baik, dan memiliki ahlak serta budi pekerti yang baik," Sebutnya.

Karena itu, Pemkab Sigi, sebut Muh Basir, mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Sigi lebih khusus warga sekitar kampus, agar berpartisipasi secara aktif menjaga ketertiban dan keamanan kampus tersebut,

"Masyarakat juga bisa memanfaatkan peluang-peluang ekonomi dengan keberadaan kampus ini, karena sangat besar pekuang ekonomi dari adanya kampus ini," Imbuhnya.

Adapun Kata Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi., M.Pd mengemukakan bahwa Kampus II Perguruan Tinggi Islam Negeri yang dipimpinnya di Kabupaten Sigi akan menjadi kampus utama,

"Ini akan jadi kampus induk atau kampus utama, tentu ini butuh dukungan dari Pemkab Sigi dan masyarakat Sigi," Ucapnya

Kata Prof. Sagaf, saat ini kampus II IAIN Palu di Kabupaten Sigi memiliki luas lahan yang cukup memadai yakni seluas 21 hektare.

Kedepan, sesuai dengan dukungan Pemkab Sigi, maka Pemkab akan menambah luas lahan IAIN Palu seluar 40 hektare,

"Ini sudah bersertifikat hak milik, dan direncanakan Pemkab Sigi akan menambah sekitar 40 hektare," Tambahnya

Rektor juga mengatakan bahwa kampus II 

IAIN Palu di Desa Pombewe, letaknya sangat strategis serta didukung dengan view yang sangat indah.

Kemudian, dari sisi aksesbilitas dan sarana prasarana penunjang, kata Prof Sagaf, Pemkab Sigi telah membangun jalan dan jembatan yang terintegrasi langsung dengan kampus.

Selain, telah tersedia aliran listrik dan lampu penerangan jalan, bahkan ari juga tidak sulit, karena berdekatan dengan UPT  Air Pasigala,

"Ini bukti dukungan Pemkab Sigi yang luar biasa," ujarnya.

Rektor menerangkan saat ini terdapat tujuh gedung di kampus II IAIN Palu di Sigi, dengan kapasitas kelas mencapai 48 kelas, yang disertai dengan gedung layanan akademik.

Di tahun 2021 ini, sebut Rektor, Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan, akan menjadi fakultas pertama yang pindah ke kampus II di Sigi,

"Fakultas Tarbiyah ini jumlah mahasiswanya terbesar dari total jumlah mahasiswa IAIN Palu, jadi Insya Allah tahun ini kita akan pindahkan secara bertahap," Katanya

Karena itu, Rektor mengharapkan bantuan dan dukungan Kementerian Agama, Pemprov Sulteng, dan Pemkab Sigi, sehingga upaya-upaya pengembangan yang dilakukan oleh IAIN Palu baik kelembagaan maupun pembangunan SDM, bisa berjalan dengan baik.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Nizar, M.Ag berharap agar kita dapat meningkatkan kontribusi baik Pemerintah Pusat, Provinsi Daerah maupun Pihak IAIn agar pelayanan dapat berjalan dengan baik sehingga nantinya status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu dapat segera kita naikan menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Adapun Peresmian Gedung Kuliah dan Layanan Terpadu Institut Agama Islam Negeri yang berlangsung di Kampus II IAIN Palu, tepatnya di Desa Pombewe Kecamatan Sigi Biromaru, sekaligus dilakukan pengguntingan pita oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (RI),

Prof. Dr. H. Nizar, M.Ag yang disaksikan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Rusli Baco Dg. Palabbi, SH., MH, Rektor IAIN Palu, Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd, unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah, perwakilan OPD Kabupaten Sigi, para Wakil Rektor, Ketua Senat, Para Dekan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarkat dan para Pejabat IAIN Palu.

 

Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman tentang Kerjasama Pengendalian Inflasi, Pengembangan Klaster Ketahanan Pangan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah

SIGI- Selasa (16/2/2021), Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman tentang Kerjasama Pengendalian Inflasi, Pengembangan Klaster Ketahanan Pangan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Nota kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Sigi, Mohamad Irwan, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah, M. Abdul Majid Ikram, bertempat di aula pertemuan Pemancingan Nagaya, Dolo, dengan disaksikan oleh  pimpinan perbankan, Sekretaris Daerah bersama pimpinan OPD, serta Ketua MUI Kabupaten Sigi, yang hadir pada kesempatan itu. Nota kesepahaman ini diharapkan menjadi langkah bersama dalam pengembangan komoditas pertanian dan hasil-hasil UMKM masyarakat Kabupaten Sigi, sebagai potensi utama daerah. 

Pada kesempatan itu juga dilangsungkan penyerahan Surat Keputusan Tim Perluasan dan Percepatan Digitalisasi Daerah di Kabupaten Sigi dari Bupati Sigi kepada Kepala Perwakilan BI Sulawesi Tengah, serta simulasi penggunaan pembayaran secara nontunai melalui sistem Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS). QRIS merupakan standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code agar proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. 

Kepala Perwakilan BI Sulawesi Tengah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa digitalisasi ini merupakan upaya untuk mempercepat proses tata kelola keuangan, yang lebih baik dan transparan. Beliau berharap ke depannya melalui tim percepatan yang telah dibentuk, seluruh tata kelola keuangan pemerintah daerah termasuk para pelaku usaha dapat dilakukan secara digital. 

Sementara itu, Bupati Sigi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah sangat mendukung upaya ini, dan digitalisasi ini juga sudah berjalan secara bertahap dalam pelaksanaan tata kelola keuangan di lingkungan pemerintah daerah. Sementara itu, untuk perluasannya, beliau menyampaikan bahwa sosialisasi dan edukasi menjadi proses yang sangat penting untuk menerapkan sistem digital dalam kegiatan transaksi di masyarakat. Lebih lanjut, dalam diskusi dan sharing singkat pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, menambahkan bahwa kondisi wilayah Kabupaten Sigi yang luas dan masih sulit dijangkau juga menjadi pertimbangan dalam penerapan sistem transaksi secara digital ini. Beliau berharap bahwa upaya-upaya ini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Wakil Bupati Sigi Paulina, SE., M.Si, melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi ke Pemerintah Daerah Kabupaten Pasangkayu, Provisi Sulawesi Barat

Pasangkayu- Kamis, 11 Februari 2021, Wakil Bupati Sigi Paulina, SE., M.Si, melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi ke Pemerintah Daerah Kabupaten Pasangkayu, Provisi Sulawesi Barat.
Pada kunjungan tersebut Wakil Bupati Sigi diterima langsung oleh Bupati Pasangkayu Dr. Ir. H. Agus Ambo Djiwa. MP didampingi Ketua TP- PKK Kabupaten Pasangkayu Dr. Hj. Herny, S.Sos., M.Si, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Pasangkayu Dr. Firman, S.Pi, MP. Dalam Pertemuan tersebut membahas perekonomian di daerah masing-masing dalam masa pandemi covid 19 dan Program Pemerintah untuk membangun Daerahnya.
 
 
 
 
 
 
 

video conference terkait Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Refocusing TKDD tahun anggaran 2021 yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri

 
SIGI- Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi bersama Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas PMD serta perwakilan Dinas Kesehatan dan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum, mengikuti video conference terkait Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Refocusing TKDD tahun anggaran 2021 yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri, Selasa (9/2/2021). Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Kegiatan dibuka dan dipandu langsung oleh Plh.Sekjen Kemendagri, Hamdani.
Dalam rangka penanganan COVID-19 pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan COVID-19 di Tingkat Desa da Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 yang mulai berlaku sejak tanggal 9 Februari 2021. Menindaklanjuti Inmendagri tersebut juga telah diterbitkan Surat Edaran Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan No. SE-2 / PK / 2021 tanggal 8 Februari dan juga Instruksi Menteri Desa dan PDTT Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 dalam Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro di Desa. Dengan diterbitkannya regulasi-regulasi tersebut pemerintah daerah dan desa diharapkan memiliki landasan regulasi yang lebih spesifik dan kuat dalam menjalankan kebijakan penanganan COVID-19 di wilayahnya. Hamdani berharap kepada kepala daerah sampai kepala desa dapat bersinergi dengan baik terutama dalam penerapan PPKM mikro.
 
 
 

Bupati Sigi, bersilahturahmi ke Sinode Gereja Protestan Indonesia Donggala (GPID)

 
PALU- Senin (8/2/2021), Bupati Sigi, Mohamad Irwan, bersilahturahmi ke Sinode Gereja Protestan Indonesia Donggala (GPID) di Palu, dan diterima langsung oleh Ketua Sinode, Pdt. Alexander Zeth Rondonuwu, bersama pengurus Sinode GPID lainnya. Pada kesempatan itu, Bupati Sigi menyampaikan harapannya agar program-program pemerintah khususnya terkait dengan kegiatan keagamaan di Kabupaten Sigi, yang juga telah berjalan melalui program Sigi Religi terus mendapatkan dukungan dan doa agar dapat berjalan dengan baik dan maksimal. Sementara itu, Pdt.Alexander Zeth Rondonuwu selaku Ketua Sinode GPID, menyampaikan bahwa GPID selalu mendukung upaya-upaya pemerintah untuk kebaikan masyarakat.
Setelah silaturahmi ke GPID, Bupati Sigi juga melaksanakan silaturahmi ke Dandim 1306/Donggala di ruang kerjanya di kantor Kodim 1306/Donggala.

Statistik Pengunjung

081058
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Seluruhnya
862
265
1127
77331
862
12599
81058

IP Anda: 54.236.62.49
2021-03-01 19:57

Search