Bupati Sigi menghadiri acara gerakan tanam kedelai

SIGI - Bertempat di Desa Langaleso Kecamatan Dolo,Bupati Sigi menghadiri acara gerakan tanam kedelai yang dihadiri pula oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah (Ir.Tri Iriana Lamakampali,M.M, Kepala BPS (Ir. Jefri Wahido, M. Si), Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Sigi (Mulyadi), Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sigi (Rahmad Iqbal Nurchalis), Camat Dolo, Danramil Dolo, dan para petani

Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah mengatakan gerakan tanam kedelai ini dilakukan untuk memastikan bahwa di era Pandemi Covid-19 kaitan keberlanjutan untuk mewujudkan ketahanan pangan ditingkat lapangan harus senantiasa tetap berjalan dan dikondisi normal pun itu tidak boleh tidak berjalan. Gerakan tanam tersebut adalah sumbangan nyata dari Kabupaten Sigi yang menyentuh sasaran masyarakat petani yang ingin mengembangkan kedelai dalam merealisasikan program kegiatan pemerintah. Karena program kegiatan pemerintah melalui APBN di Sulawesi Tengah setelah recofusing ada kurang lebih 8 ribu hektar kegiatannya dan khusus Sigi ada 500 Ha yang hari ini akan diwujudkan gerak tanamnya sehingga akan bisa terbaca didalam catatan pelaporan ke BPS bahwa Sigi sudah ada realisasi tanam kedelai. Ia berharap, setelah selesai penanaman ini akan ada keberlanjutannya.

Sementara itu, Bupati Sigi dalam sambutannya mengatakan bahwa sektor pertanian memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan daerah dan nasional. Peranan sektor pertanian bukan saja memberikan andil terhadap ketahanan pangan tetapi juga memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap perkembangan perekonomian secara menyeluruh, baik menyangkut pendapatan petani itu sendiri, pendapatan daerah maupun penyerapan tenaga kerja. Melalui Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Beliau meminta bantuan pembuatan sumur dangkal ataupun lewat program alkon dan lain sebagainya karena persoalan yang ada di petani saat ini terkendala oleh air.

Beliau juga mengatakan melalui Dinas Pekerjaan Umum bahwa ada beberapa titik kawasan yang tanahnya bergelombang diperbaiki untuk meningkatkan kembali gairah petani untuk menanam dan hal itu sudah dilakukan hampir kurang lebih 3 bulan dengan harapan untuk memanfaatkan lahan. Bupati berharap, kedepannya Sigi menjadi kekuatan baru dan Sigi harus mempunyai kesiapan yang khusus untuk mengelola serta Sigi harus mempunyai daya saing khususnya dibidang pertanian. (Kamis, 23 Juli 2020).